Langsung ke isi
Stasiun 1 · Listrik dan rangkaianRangkaian paralel (kenapa lampu rumah paralel)

Materi 8 dari 14 · Stasiun 1

Rangkaian paralel (kenapa lampu rumah paralel)

20 menit9 kartuDraf AI · belum direview

Setelah materi ini, kamu bisa:

  • Bisa menjelaskan kenapa peralatan rumah dipasang paralel.
  • Bisa menghitung arus tiap cabang, arus total, dan hambatan total rangkaian paralel.
  • Bisa menjelaskan kenapa menambah cabang justru memperkecil hambatan total.

Satu lampu padam, yang lain tetap menyala

Di materi Rangkaian seri kamu melihat kelemahan rangkaian seri. Satu lampu putus, semua padam. Tapi di rumahmu, mematikan lampu kamar tidak mematikan kulkas.

Peralatan rumah dipasang dengan cara lain. Setiap alat punya jalurnya sendiri ke sumber. Susunan bercabang seperti ini disebut rangkaian paralel.

Ciri rangkaian paralel

Ketuk tiap kartu.

Bercabang
Setiap komponen tersambung langsung ke kedua kutub sumber, masing-masing di cabangnya sendiri.
Tegangan sama
Setiap cabang mendapat tegangan penuh dari sumber. Semua alat di rumah mendapat 220 V.
Arus terbagi
Arus dari sumber terbagi ke cabang-cabang, lalu bergabung lagi.
Cabang mandiri
Memutus satu cabang tidak memutus cabang lain.

Tebak dulu

Baterai 6 V dengan satu resistor 100 Ω menghasilkan arus 60 mA. Sekarang resistor kedua, juga 100 Ω, dipasang paralel di cabang baru.

  1. Arus total dari baterai sekarang...
    • Setengahnya, 30 mA
    • Tetap 60 mA
    • Dua kali, 120 mA
    Jawaban

    Dua kali, 120 mA. Setiap cabang mendapat 6 V penuh, jadi masing-masing dialiri 60 mA. Totalnya 120 mA. Buktikan di kartu berikutnya.

Tambah dan putus cabang

Dua cabang, masing-masing punya saklar. Buka dan tutup saklar, dan ubah hambatan R2. Perhatikan arus tiap cabang dan arus total.

Simulasi interaktif tersedia saat JavaScript aktif.

Membuka saklar satu cabang tidak mengubah arus cabang lain. Arus total = jumlah arus semua cabang. Cabang dengan hambatan lebih kecil mendapat arus lebih besar, jadi arus tidak selalu terbagi rata.

Aturan rangkaian paralel

Tegangan sama di semua cabang: V = V1 = V2.

Arus terbagi: I total = I1 + I2 + ... Tiap arus cabang dihitung dengan Hukum Ohm, I1 = V ÷ R1.

Hambatan total lebih kecil daripada cabang terkecil:

1 ÷ R total = 1 ÷ R1 + 1 ÷ R2 + ...

Jalan pintas untuk dua resistor: hambatan total = hasil kali keduanya dibagi jumlah keduanya, (R1 × R2) ÷ (R1 + R2). Untuk dua resistor yang sama, hasilnya setengah dari salah satunya.

Kenapa makin kecil? Setiap cabang baru adalah jalur tambahan. Seperti membuka loket baru di stasiun: antrean jadi lebih lancar, bukan lebih macet.

Contoh hitung

Baterai 12 V, R1 = 200 Ω dan R2 = 300 Ω paralel. Ketuk tiap langkah.

Arus tiap cabang
I1 = 12 ÷ 200 = 0,06 A = 60 mA. I2 = 12 ÷ 300 = 0,04 A = 40 mA.
Arus total
60 + 40 = 100 mA.
Hambatan total
(200 × 300) ÷ (200 + 300) = 60.000 ÷ 500 = 120 Ω. Cek dengan Hukum Ohm: 12 V ÷ 120 Ω = 0,1 A. Cocok.

Hitung sendiri

  1. Dua resistor 1 kΩ dipasang paralel. Berapa hambatan totalnya?
    Jawaban

    500 Ω. Dua resistor sama besar diparalel = setengahnya. 1.000 ÷ 2 = 500 Ω.

  2. Baterai 9 V, R1 = 300 Ω, R2 = 600 Ω paralel. Berapa arus total?
    Jawaban

    45 mA. I1 = 9 ÷ 300 = 30 mA, I2 = 9 ÷ 600 = 15 mA. Total 45 mA.

  3. Di rumah 220 V, lampu 0,05 A dan kipas 0,2 A menyala bersamaan. Berapa arus total dari jaringan?
    Jawaban

    0.25 A. Paralel, jadi arusnya dijumlah. 0,05 + 0,2 = 0,25 A. Makin banyak alat menyala, makin besar arus total. Itu sebabnya MCB (saklar pengaman di panel listrik rumah) bisa turun kalau terlalu banyak alat dinyalakan.

Benar atau salah?

  1. "Menambah cabang paralel membuat hambatan total makin besar."
    • Benar
    • Salah
    Jawaban

    Salah. Setiap cabang menambah jalur, jadi hambatan total justru makin kecil dan arus total makin besar.

  2. "Arus selalu terbagi sama rata di semua cabang."
    • Benar
    • Salah
    Jawaban

    Salah. Hanya kalau hambatan cabangnya sama. Cabang dengan hambatan kecil mendapat arus lebih besar.

  3. "Setiap alat di rumah mendapat tegangan yang sama."
    • Benar
    • Salah
    Jawaban

    Benar. Semua dipasang paralel ke jaringan 220 V, jadi masing-masing mendapat sekitar 220 V.

Selesai

  • Paralel = bercabang. Tegangan sama di setiap cabang.
  • Arus total = jumlah arus cabang. Cabang dengan hambatan kecil mendapat arus besar.
  • Hambatan total paralel lebih kecil daripada cabang terkecil.
  • Peralatan rumah dipasang paralel supaya masing-masing mendapat 220 V dan bisa dinyalakan sendiri-sendiri.

Pancingan

Arus "bergabung lagi" setelah cabang. Apakah ada aturan umum untuk titik percabangan dan jalur tertutup di rangkaian apa pun? Itu Hukum Kirchhoff (lanjutan). Dan kalau banyak alat menyala, berapa biaya listriknya? Itu Daya dan energi: watt, kWh, token listrik.

Berikutnya

Referensi
  • Halliday, Resnick, Walker, Fundamentals of Physics, bab tentang rangkaian arus searah (resistor paralel).
  • Horowitz dan Hill, The Art of Electronics, edisi ke-3, bab 1.

Draf AI. Belum direview manusia. Arus lampu dan kipas di latihan adalah angka contoh.

Kode materi l8 · versi 0.1 · 2026-10-06