Materi 4 dari 4 · Stasiun 0
Grafik dan hubungan lurus
Setelah materi ini, kamu bisa:
- Bisa membaca grafik garis lurus yang melewati titik nol.
- Bisa menjelaskan kemiringan sebagai "berapa y bertambah setiap x bertambah satu".
- Bisa membaca sumbu dengan benar dan tidak menukar x dan y.
Sebaiknya sudah belajar:
Dari tabel ke gambar
Isi bensin di SPBU: 1 liter, 2 liter, 3 liter. Harganya naik dengan pola yang sama setiap liter. Kalau pasangan angka itu digambar sebagai titik, titik-titiknya berbaris lurus.
Garis lurus seperti ini akan sering kamu temui di elektronika. Hukum Ohm (lihat Hukum Ohm) juga begitu. Jadi sebelum ke sana, kita latih cara membacanya.
Bagian-bagian grafik
Ketuk satu per satu.
- Sumbu x (mendatar)
- Besaran yang kita atur atau ubah. Di contoh SPBU, jumlah liter.
- Sumbu y (tegak)
- Besaran yang berubah karenanya. Di contoh SPBU, total harga.
- Titik nol
- Nol liter, nol rupiah. Garis yang lewat titik nol berarti "kalau x nol, y juga nol".
- Kemiringan
- Seberapa curam garisnya. Kemiringan = perubahan y ÷ perubahan x. Di SPBU, kemiringan = harga per liter.
Ubah kemiringannya
Contohnya perjalanan dengan kecepatan tetap: jarak = kecepatan × waktu. Geser waktu dan kecepatan. Perhatikan apa yang terjadi pada garis saat kecepatan berubah. Kartu terbuka setelah kamu mencoba 3 kecepatan berbeda.
Simulasi interaktif tersedia saat JavaScript aktif.
Makin besar kecepatan, makin curam garisnya. Kemiringan garis = kecepatan. Dua kali kecepatan, dua kali kemiringan. Garis tetap lewat titik nol, karena dalam 0 jam jaraknya 0 km.
Baca grafiknya
Sebuah garis lurus lewat titik (0, 0) dan titik (4, 12). Sumbu x = waktu dalam detik, sumbu y = jarak dalam meter.
- Berapa kemiringannya?
- 3
- 4
- 12
- 0,33
Jawaban
3. Perubahan y ÷ perubahan x = 12 ÷ 4 = 3 meter per detik. Pilihan 0,33 muncul kalau x dan y tertukar.
- Berapa y saat x = 10?
- 13
- 30
- 40
- 120
Jawaban
30. y = kemiringan × x = 3 × 10 = 30.
Satu rumus, satu garis
Grafik lurus lewat titik nol selalu bisa ditulis dengan satu rumus:
y = k × x
k adalah kemiringan. Kalau x dua kali lipat, y juga dua kali lipat. Hubungan seperti ini disebut sebanding atau berbanding lurus.
Di materi Hukum Ohm nanti, grafik arus terhadap tegangan untuk sebuah resistor juga lurus. Kemiringannya menunjukkan sesuatu tentang resistor itu. Tebak dulu: kalau garisnya landai, apakah resistornya besar atau kecil?
Hitung sendiri
- Harga bensin Rp10.000 per liter. Berapa kemiringan garis harga terhadap liter?
Jawaban
10000 rupiah per liter. Setiap tambah 1 liter, harga naik Rp10.000. Kemiringan = 10.000 rupiah per liter.
- Sebuah garis lurus lewat (0, 0) dan (5, 2). Berapa y saat x = 20?
Jawaban
8 angka. Kemiringan 0,4. Jadi y = 0,4 × 20 = 8.
Benar atau salah?
- "Kemiringan dihitung dengan perubahan x dibagi perubahan y."
- Benar
- Salah
Jawaban
Salah. Kebalikannya. Kemiringan = perubahan y ÷ perubahan x, yaitu berapa y naik setiap x naik satu.
- "Kalau dua garis lewat titik nol, garis yang lebih curam punya kemiringan lebih besar."
- Benar
- Salah
Jawaban
Benar. Betul, asalkan kedua grafik memakai skala sumbu yang sama. Hati-hati dengan grafik yang skalanya berbeda.
Selesai
- Sumbu x = yang diubah, sumbu y = yang berubah karenanya.
- Kemiringan = perubahan y ÷ perubahan x.
- Garis lurus lewat titik nol berarti y selalu sebanding dengan x: y = kemiringan × x.
Pancingan
Kamu sekarang punya semua alat matematika untuk Hukum Ohm. Tapi sebelum itu, apa sebenarnya listrik? Mulai dari materi Muatan dan atom: apa itu listrik.
Berikutnya
Referensi
- Materi fungsi linear dan gradien, matematika SMP kelas VIII, Kurikulum Merdeka.
Draf AI. Belum direview manusia. Harga bensin di latihan adalah angka bulat contoh, bukan harga aktual.
Kode materi m4 · versi 0.1 · 2026-10-06